Desa Keser Sukses Gelar Musrenbangdes 2022
Potensi Desa Digarap Maksimal

By TOHAR TOKASAPU 28 Des 2020, 18:44:20 WIB EKONOMI
Desa Keser Sukses Gelar Musrenbangdes 2022

Blora (beritakita.net) - Desa Keser, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora,  melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk pelaksanaan tahun 2022. Kegiatan digelar di Balai Desa Keser, Senin (28/12/2020).

Hadir dalam kegiatan itu Soedjono Kepala Desa Keser, Ketua BPD, Ketua LKMD, Tim Kecamatan, Babinsa, Babinkamtibmas, Pendamping Desa, Kepala SDN 1 dan 2 Keser, serta tokoh masyarakat setempat.

Musrenbang diawali dengan penyerahan SK dari Kades Keser, Soedjono kepada tokoh masyarakat setempat. Yakni, ketua RT, ketua RW, LKMD, Gapoktan, dan Bumdes. Menurut Kades Soedjono, penyerahan SK itu dalam rangka reorganisasi kepengurusan Desa Keser.

Baca Lainnya :

Dalam musyawarah tersebut, setiap peserta Musrenbang diberi satu lembar kertas untuk menuliskan usulannya tentang pembangunan desa. Nantinya usulan masyarakat tersebut akan diverifikasi, usulan mana yang menjadi skala prioritas. 

Kades Soedjono mengatakan, Desa Keser sudah melakukan sejumlah program pembangunan. Antara lain, perbaikan jalan. Termasuk setiap jalan lorong, perbaikannya sudah hampir selesai. Panjang jalan yang sudah dilakukan perbaikan sekitar lima kilometer. 

Kasi Kesra Desa Keser, Siti Umin menambahkan, untuk dana anggaran Desa Keser sendiri tidak menentu. Terkadang naik dan kadang juga turun. Dari tahun 2015 sampai tahun 2018 naik. Tapi pada tahun 2019, menurut Siti Umin, anggaran untuk Desa Keser, menurun.

Disebutkan, dalam hal pemberdayaan, Desa Keser mempunyai empat unit usaha yang sudah jalan. Yakni, perdagangan, usaha jasa, ekonomi kreatif kerajinan dari pelapah pisang dan bambu, serta usaha simpan pinjam. Tahun 2020, kata Siti, Desa Keser menggalakkan adanya wisata desa. Planingnya adalah wisata bambu. 

"Harapan masyarakat, Desa Keser mempunyai pendapatan sendiri. Untuk ibu-ibu yang punya kerajinan juga bisa ikut andil. Tujuan kami, dengan memberdayakan potensi desa, kesejahteraan dan pendapatan masyarakat bisa meningkat," ungkap Siti Umin.

Disinggung terkait dampak adanya Covid-19, menurut Siti Umin, tidak terlalu terasa di Desa Keser. Karena kebanyakan masyarakat Keser bekerja sebagai petani, berbeda dengan yang bekerja di perusahaan. (Bambang DP)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment