Dinas Pendidikan Blora Bantah Adanya Dugaan Pungli Dupak
Biar Polisi yang Memberi Sanksi

By ROBINSON SIMARMATA 02 Des 2020, 23:58:31 WIB PERISTIWA
Dinas Pendidikan Blora Bantah Adanya Dugaan Pungli Dupak

Blora (beritakita.net) - Beredar kabar, ada oknum Staf Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan (KWKBP) Japah, Kabupaten Blora melakukan pungutan liar (Pungli). Isu pungli dilakukan terhadap guru dan pegawai yang akan mengurus daftar pengusulan penetapan angka kredit (Dupak) tahunan di kecamatan itu.

“Benar Mas, ada seorang Staf KWKBP Kecamatan Japah yang menarik uang untuk mengurus Dupak tahunan. Pungutan itu katanya untuk transport pengiriman berkas ke Dinas Pendidikan Blora. Ada buktinya kok, meski besaran pungli tidak seberapa nilainya, perorang Rp 25 ribu. Tapi isu pungli itu jadi topik perbincangan banyak orang,” kata seorang narasumber yang minta namanya tidak sebut.

Adanya pungutan itu, kata dia, ada sejumlah guru yang keberatan. Karena mereka takut dimarahi, maka tidak berani protes. Kalau dikomplain, tambahnya, biasanya terus marah. Dampaknya, yang bersangkutan disuruh mengumpulkan berkas sendiri ke Dinas Blora. Padahal itu menurutnya menjadi tugas pokok Kepegawaian. Termasuk kalau ada SK turun, juga minta transpot.

Baca Lainnya :

Namun isu itu dibantah oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Hendi Purnomo. Menurut Hendi, pihakinya belum menerima laporan terkait adanya isu pungutan liar. Bahkan Hendi mengatakan, bahwa dirinya melarang keras adanya penarikan uang untuk kegiatan apapun. Kalaupun ada laporan kami sifatnya hanya pembinaan.

“Kalau memang ada pungli, itu adalah ranah hukum. Artinya, yang bisa memberikan sanksi, kalau sudah ranah hukum adalah pihak penegak hukum atau Kepolisian. Kalau memang ada pungli, karena ranahya hukum, maka pihak Kepolisian yang akan memberikan sanksi,” pungkas Hendi. (Ely)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment