FKPT Jateng Gelar Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Kalangan Pelajar
Narkoba, Pergaulan Bebas, dan Radikalisme Jadi Ancaman Pemuda

By TOHAR TOKASAPU 19 Sep 2020, 23:53:41 WIB DAERAH
FKPT Jateng Gelar Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Kalangan Pelajar


Semarang, beritakita.net - Forum Komunikasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) Prov. Jateng, menggelar kegiatan pelibatan pelajar SMA dan sederajat dalam pencegahan radikalisme dan terorisme di masyarakat. Kegiatan bertempat di ruang Amarta Pura Hotel Grand Candi Semarang, Kamis (17/09/2020).
 
Hadir pada kesempatan itu Gubernur Jateng yang diwakili Kepala Badan Kesbangpol Jateng, Haerudin, SH, MH, Direktur Perangkat Hukum Internasional Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI Joko Sulistiyo, SH,  M.Hum, Sekretaris FKPT Jateng Iman Fadillah, Kabid Pemuda FKPT Jateng Joko J Prihatmoko, anggota FKPT Dra. Atik Surniati, M.Si, serta peserta yang terdiri dari pelajar SMA/SMK/MA di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang
 
Kepala Badan Kesbangpol Jateng, Haerudin, SH, MH, yang mewakili Gubernur Jateng, saat membuka kegiatan mengucapkan terima kasih kepada BNPT dan FKPT yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Kegiatan itu menurut Haerudin, selain menjadi media untuk menyalurkan bakat dan kreatifitas, juga menjadi salah satu upaya untuk melawan radikalisme dan terorisme.
 
“Pencegahan paham radikalisme dan terorisme di kalangan anak muda menjadi keharusan bagi bangsa ini. Apalagi paham ini telah secara nyata menebar ancaman, mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat serta membahayakan keutuhan Negara Kesatuan RI (NKRI). Belum lagi sasaran perekrutan paham ini adalah anak-anak muda. Padahal mereka anak-anak yang masih sangat labil terpengaruh untuk mengikuti paham radikal dan teror,” tandas Haerudin.
 
Untuk menangkal paham radikal, tambah Haerudin, harus berpegang teguh pada empat pilar kebangsaan serta sila-sila dalam Pancasila dilaksanakan sungguh-sungguh. Radikalisme dan terorisme menurutnya sebagai ancaman bangsa, dan pemerintah tidak dapat bekerja sendiri mengatasi hal tersebut.
 
“Kami tanamkan pemahaman kebangsaan, kami tumbuhkan semangat akan arti penting merawat ke-Indonesia-an, menjaga ke-Bhinneka-an, menghargai perbedaan, memperkuat toleransi dan kerukunan serta persaudaraan diantara anak-anak bangsa,” jelas Haerudin seraya menambahkan, kegiatan deradikalisasi dapat dilakukan dengan dua cara. Yaitu, melalui kegiatan spiritual dan kultural.
 
Sedangkan Sekretaris Forum Komunikasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) Jateng, Iman Fadillah, pada kesempatan itu mengatakan, sejumlah persoalan yang masih menjadi ancaman para pemuda saat ini, antara lain adanya penggunaan narkoba yang semakin meningkat. Selain itu, pergaulan bebas, serta ancaman potensi radikal di kalangan pemuda.
 
Hadir sebagai nara sumber pada kesempatan itu, Kabid Pemuda FKPT Jateng, Drs. Joko J Prihatmoko, M.Si yang juga seorang dosen di Unwahas, serta praktisi Film Dian Kusumawati. Kegiatan pelibatan pelahar SMA dan sederajat dalam Pencegahan radikalisme dan terorisme di masyarakat, juga diisi dengan pelatihan pembuatan video pendek berjudul ‘Kita Indonesia’. (Saf)
 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment