Ini Lima Finalis Festival Cipta dan Baca Puisi Berhadiah Rp 24 Juta
Festival Masih Dibuka Hingga 30 November

By TOHAR TOKASAPU 16 Nov 2020, 19:19:46 WIB SENI BUDAYA
Ini Lima Finalis Festival Cipta dan Baca Puisi Berhadiah Rp 24 Juta



Semarang (beritakita.net) - Youtuber Bambang Sadono melalui Chanel Youtube Inspirasi Jawa Tengah dan Inspirasi untuk Bangsa, akhir pekan kemarin mengumumkan lima finalis peserta Festival Cipta dan Baca Puisi Hari Pahlawan 2020. 

Baca Lainnya :

Pengumuman lima finalis pertama itu dihadiri sejumlah seniman dan tamu undangan, serta Kepala Biro Humas Sekretariat Jendral MPRI RI Siti Fauziah. Kegiatan digelar di Aula Gedung DPD Golkar Jateng, Jalan Kiai Saleh, Semarang.

Sebelum mengumumkan, Bambang Sadono menyebutkan, jika peserta festival tidak hanya dari Jateng. Namun ada dari Sumatera, Tangerang, Banten, dan dari Jawa Timur. Setiap 50 peserta, kata bambang, sesuai urutan waktu, dipilih 5 orang finalis berdasarkan jumlah penonton terbanyak. 

“Peserta terbaik pertama, masing-masing akan mendapatkan hadiah Rp 3,5 juta. Tiga terbaik kedua, masing-masing akan mendapatkan hadiah Rp 2,5 juta, dan tiga terbaik ketiga, masing-masing akan menerima hadiah Rp 1,5 juta,” jelas Bambang Sadono, seraya menambahkan, lomba masih terbuka sampai 30 November 2020.

Bambang Sadono yang mantan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Jateng, menyebutkan, festival itu bekerja sama dengan Sekretariat Jendral (Setjen) MPR RI dan Kementerian Sosial RI. Selain itu juga didukung sejumlah pihak. Antara lain, Haryanto (Bupati Pati), Universitas Muhammadiyah Solo, Jamu Jago, Bank Jateng, Indonesiakaya, dan DHD 1945.


Menurut Bambang Sadono, festival itu merupakan salah satu media komunikasi yang baik. Melalui puisi yang disampaikan secara virtual, jangkauannya makin luas. Selain itu, juga memotivasi lahirnya sajak atau puisi baru. 

“Saat ini, mencari sajak patriotis tidak hanya berkiblat ke WS Rendra, Taufik Ismail, maupun Chairil Anwar. Namun telah lahir penulis puisi baru yang menyajikan beragam tema. Termasuk tema sosial politik, budaya, ekonomi dan lainnya,” ungkap Bambang Sadono.

Sedangkan Kepala Biro Humas Setjen MPR RI Siti Fauziah dalam sambutannya mengatakan, pagelaran itu dalam rangka sosialisasi 4 pilar. Yakni, Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 45 sebagai landasan konstitusional, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

“Festival Cipta dan Baca Puisi ini merupakan salah satu metode baru dalam sosialisasi empat pilar. Ada inovasi baru. Ini inspirasi yang bagus untuk mengobarkan semangat pancasila, gotong royong dan saling menghargai. Melalui puisi yang menyentuh hati nurani, kita lebih mencintai Indonesia,” tandas Siti Fauziah.

Kepala Biro Humas Setjen MPR RI pada kesempatan itu juga menjanjikan, para juara nantinya akan dimuat Majalah MPR RI. Majalah tersebut menurut Siti Fauziah, selain di diedarkan pada semua anggota MPR RI, juga beredar di sejumlah lembaga.

Pengumuman lima finalis tersebut juga dimeriahkan dengan pembacaan puisi yang beragam tema dan pembaca. Salah seorang pencipta puisi yang membacakan karyanya saat itu adalah dosen Fisip Undip, Dr. Lintang Ratri Rahmiaji, M.Si.

Adapun lima finalis pertama yang diumumkan, urutan pertama diduduki Muhammad Alfarisi dari Banyuasin, Sumatera. Alfarisi membacakan puisi karyanya sendiri berjudul ‘Hari Ibu’ serta ‘Kita adalah Pemilik Sah Republik Ini’, karya Taufik Ismail. Video Muhammad Alfarisi berhasil oleh 8.725 orang.

Finalis kedua, Mufarih Ni'am dari Jepara, membacakan tulisan Ir. Soekarno berjudul ‘Berpedomanlah pada Cita-cita’ serta ‘Tentang Pemuda yang Merapal Zaman’, tulisan Awan Hekmawan. Video Mufarih Ni’am telah ditonoton 7.032 orang. 

Finalis ketiga, Refina Nurmala dari Rembang, yang membaca puisi ‘Karawang Bekasi’ karya Chairil Anwar dan ‘Anak dari Bangsa yang Merdeka’, karyanya sendiri. Video Refina ditonton 5.123 orang. Berikutnya, Mawar Tazkia dari Banjarnegara. 

Mawar membaca ‘Di Balik Seruan Pahlawan’ tulisan Zahra Aurora dan ‘Damailah Negeriku’ karyanya sendiri. Video Mawar ditonoton 4.145 orang. Finalis kelima, Sauzan Hanifah dari Tangerang. Sauzan membaca ‘Doa Serdadu Sebelum Berperang’ karya WS Rendra dan ‘Indonesia itu Kita’, karyanya sendiri. Video Sauzan ditonoton oleh 4.076 orang. (TTS) 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment