Ini Pelaku Penggelapan 19 Ponsel yang Diringkus Polres Purbalingga
Hasil Kejahatan untuk Judi Online

By ROBINSON SIMARMATA 02 Des 2020, 23:52:18 WIB KRIMINAL
Ini Pelaku Penggelapan 19 Ponsel yang Diringkus Polres Purbalingga


Purbalingga (beritakita.net) - Tersangka kasus penggelapan 19 telepon seluler (Ponsel) di salah satu konter di Kelurahan Kandanggampang, Kecamatan/Kabupaten PurbaIingga diringkus polisi. Tersangka diamankan polisi dari Satreskrim Polres Purbalingga berikut sejumlah barang bukti kejahatan. 

Kabag Ops Polres PurbaIingga AKP Pujiono dalam keterangannya, Selasa (2/12/2020) mengatakan bahwa tersangka yang diamankan yaitu RP (35) warga Purwokerto Kulon, Kabupaten Banyumas. Tersangka melakukan penggelapan di konter Suryamas Cell tempat ia bekerja. 

Baca Lainnya :

Penggelapan dilakukan dalam kurun waktu 13 hari mulai tanggal 4 - 16 Nopember 2020. Tersangka menggelapkan ponsel yang ada di konter milik Michael Giovanni (25) warga Desa Selabaya, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten PurbaIingga.

"Modus yang dilakukan, yaitu tersangka mengambil dan menjual satu persatu ponsel yang ada di konter. Namun hasil penjualan tidak disetorkan kepada pemilik konter," jelasnya didampingi Kasubbag Humas Iptu Widyastuti dan Kanit 1 Satreskrim Ipda Susetyo Yulianto.

Kabag Ops menjelaskan bahwa tersangka leluasa mengambil ponsel di konter setelah meminta kunci dan beralasan akan tidur di toko. Saat itu, tersangka mulai menjual satu persatu ponsel hingga total 19 ponsel dijual namun uang tidak diserahkan kepada pemilik konter.

"Pemilik konter merasa curiga, kemudian melaporkan kejadian ke Polres Purbalingga. Polisi kemudian berhasil mengamankan tersangka berikut sejumlah barang bukti, Senin (24/11/2020)," kata Pujiono.

Barang bukti yang diamankan di antaranya satu ponsel merk Hisense warna putih, satu ponsel merk Xiaomi Redmi 9C, satu tas selempang merk Eigher, satu kunci toko, lima lembar nota penjualan ponsel dari Suryamas Cell dan 18 bukti pembelian ponsel berbagai merk.

"Berdasarkan keterangan tersangka, dari aksinya itu ia berhasil mengumpulkan uang sekitar Rp. 20 juta. Uang tersebut habis digunakan untuk berjudi online," jelasnya.

Kabag Ops menambahkan kepada tersangka dikenakan pasal 372 KUHP tentang Penggelapan Subs Pasal 378 KUHP tentang Penipuan. Ancaman hukuman pasal tersebut yaitu pidana penjara selama-lamanya empat tahun. (Mulianowo)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment