Kapolda Jateng: Masyarakat Tidak Perlu Ragu Terima Vaksin
RASANYA SEPERTI DICOKOT SEMUT

By ROBINSON SIMARMATA 14 Jan 2021, 17:38:55 WIB KESEHATAN
Kapolda Jateng: Masyarakat Tidak Perlu Ragu Terima Vaksin

Keterangan Gambar : Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat disuntik vaksin di RSUD Tugu Rejo, Semarang, Kamis 14 Januari 2021.



Semarang (beritakita.net) - Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Propinsi Jawa Tengah telah menerima vaksin Corona Sinovac, di RSUD Tugu Rejo Semarang, Kamis (14/1/2021). 

Vaksinasi tahap pertama ini memang diprioritaskan untuk para tenaga kesehatan (nakes) sebagai garda terdepan dalam menangani Covid-19. Tapi agar masyarakat tidak ragu menerima vaksin, jajaran pimpinan daerah bersedia menjadi yang pertama divaksinasi.

Baca Lainnya :

Dari data Dinkes Jateng, yang mengikuti vaksinasi tahap pertama dari jajaran pimpinan daerah di antaranya Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen, Pangdam IV Diponegoro Mayjen Bakti Agus Fadjari.

Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah (Yulianto Prabowo), Direktur RSUD Tugurejo (Haryadi Ibnu Junaedi), Ikatan Dokter Indonesia (Muhammad Heru Muryawan), Pimpinan wilayah PPNI (Edy Wuryanto), tokoh agama Islam (KH Akhyani) dan tokoh agama Katolik (Romo FX Sugiyono Pr), dan wakil Ketua DPRD Jateng (Sukirman).

Dipandu dokter Aini, Kapolda dan pejabat Forkopimda lain mulai diarahkan ke meja 1 untuk pendaftaran pada pukul 07.35 WIB. Kemudian dilanjutkan ke meja 2 untuk screening pemeriksaan sederhana seperti suhu tubuh dan tekanan darah. Setelah itu ada 16 pertanyaan yang harus dijawab oleh Kapolda perihal kondisi kesehatannya.

SEPERTI DICOKOT SEMUT

Dilanjutkan ke meja 3, Kapolda menjalani penyuntikan oleh Dr Zulfahmi spesialis penyakit dalam. 

Kapolda mengaku tak merasakan apa-apa saat di vaksin, "Jadi tidak perlu ada keraguan bagi masyarakat saat menerima vaksinasi nanti," terangnya.

Sementara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengungkapkan pengalamanya saat di vaksin yang seperti di gigit semut.

"Rasanya kayak dicokot semut (seperti digigit semut). Waktu masih kecil kita sudah pernah imunisasi. Waktu mau berangkat umroh juga divaksin meningitis. Makanya masyarakat tidak perlu takut,” kata Ganjar seraya mengucapkan terima kasih kepada semua Forkopimda yang telah menerima vaksinasi.

(ROSI/BID HUMAS)






Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment