Kapolda Jateng Minta Pelaku Premanisme di Surakarta Serahkan Diri
BAWA SAMURAI LAKUKAN PENGANIAYAAN

By ROBINSON SIMARMATA 26 Feb 2021, 21:55:33 WIB KRIMINAL
Kapolda Jateng Minta Pelaku Premanisme di Surakarta Serahkan Diri

Semarang (beritakita.net) - Sekelompok orang diduga merupakan anggota salah satu Laskar di Solo melakukan pengrusakan dan penganiayaan di Kampung Mutihan, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Minggu (14/02/2021) pukul 13.00 WIB.

Saat menerangkan kronologi kejadian pada awak media, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, peristiwa itu bermula saat sekitar 14 orang dengan mengendarai sepeda motor, plat nomor ditutup lakban, menggunakan penutup kepala (cebo).

"Kelompok tersebut juga membawa senjata tajam jenis pedang samurai dan tongkat pemukul (button stick) dengan berdalih amaliah. Mereka mendatangi warung milik Sumadi, kemudian mengintimidasi dan mengambil uang milik korban Rp 400 ribu, serta merusak satu buah ketipung," ungkap Irjen Pol Ahmad Luthfi, Jumat (26/02/2021).

Baca Lainnya :

Para pelaku juga mendatangi warung milik Joko Prayitno dan merusak TV Polytron 40 inc, serta mengambil uang Rp 183 ribu. Berikutnya pelaku mendatangi warung milik Nining Sulistyowati dan memecah etalase warung. Di warung Nining, pelaku menganiaya Mardiyanto hingga menderita luka-luka.

"Hasil investigasi scientific kepolisian yang kita punya berhasil diungkap. Dari 14 pelaku 6 pelaku sudah kita amankan. Sisanya, yaitu 8 pelaku sudah kita kantogi nama-namanya. Keenam pelaku kita amankan di Polresta Surakarta. Perintah saya, aksi premanisme, apalagi intoleransi yang menjurus pada radikalisme di wilayah Jateng harus kita tuntaskan," tandas Kapolda Jateng.

Keenam pelaku yang diamankan bernama Agus Jatmiko alias Agus Pitik (39), Hoho Saputro (26), Ajisetya Amirul (22), Yunianto (20), Fajar Nugroho (20) dan Yhumas Reno (26). Sedangkan pelaku lain yang kini statusnya DPO yaitu DM, QM, RO, HA,  dan empat orang belum diketahui namanya.

Aksi premanisme juga dilakukan sekelompok orang berjumlah lima beraksi Kelurahan Danukusuman. Pelakunya diduga dari kelompok yang sama. Mereka beraksi di Pos Kamling Kelurahan Danukusuman, Serengan. Modus operandinya sama, yaitu melakukan pengancaman menggunakan samurai pada warga yang ada di pos kamling.

Tiga pelaku berhasil ditangkap. Mereka bernama Sigit Zakariya alias Bendot (25), Desning Wong alias Miwon (29) dan Teguh Pidekso alias Bangkok (39). Dua pelaku yang berstatus DPO yaitu VG dan KZ. 

"Ada pelaku yang kita tangkap di hotel di wilayah Serengan dengan perempuan. Diduga pelaku terlibat prostitusi online. Saya imbau para pelaku yang masuk DPO agar segera menyerahkan diri," pungkas Irjen Pol Ahmad Luthfi.

(ROSI/BID HUMAS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment