Karyawan Masuk JKN-KIS, PT GMM Raih Pengharaaan dari BPJS Kesehatan
KEPERSERTAAN KARYAWAN SERATUS PERSEN

By TOHAR TOKASAPU 22 Jan 2021, 18:02:45 WIB EKONOMI
Karyawan Masuk JKN-KIS, PT GMM Raih Pengharaaan dari BPJS Kesehatan


Blora (beritakita.net) - PT Gendhis Multi Manis (PT GMM), pemilik Pabrik Gula (PG) Blora, Jateng, kembali meraih pengharaan dari program Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kepesertaan 100 persen karyawannya.

Sedangkan pada Desember 2020, PT GMM juga dapat pengharaan sebagai Juara I dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Award Tingkat KCP Blora 2020, sebagai perusahaan yang tertib administrasi dalam kepesertaan.

Baca Lainnya :

"Kami bersyukur dengan pencapaian ini. PT GMM berkomitmen memberikan perlindungan seluruh karyawan beserta keluarganya melalui BPJS Kesehatan,” kata General Manager (GM) SDM PT GMM, Aditya Ridwan, Jumat (22/01/2021).

Dijelaskan Aditya, berdasar pemeriksaan kepatuhan kepesertaan BPJS Kesehatan Badan Usaha di Kabupaten Blora yang digelar di aula kantor Disnaker setempat, PT GMM dan PT Unggul Jaya terpilih sebagai Role Model BPJS Kesehatan.

Dari hasil pemeriksaan dan penilaian BPJS Kesehatan itu, PT GMM telah mengikutsertakan 100 persen karyawan dan anggota keluarganya dalam program perlindungan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Kepedulian PT GMM untuk kesehatan kayawan dan keluarganya, dibuktikan dengan pemberian sertifikat penghargaan dari BPJS Kesehatan tersebut,” tambah GM SDM PT GMM. 

Adapun penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Tarmuji, di Hall Kurma Resto, Kota Blora, dihadiri pimpinan institusi terkait, GM PT GMM dan pimpinan PT Unggul Jaya.

Menurut Aditya, PT Gendhis Multi Manis akan tetap semangat dan optimis mendukung program pemerintah JKN-KIS BPJS Kesehatan, antara lain dengan menjadikan 100 peserta karyawannya sebagai peserta yang dilindungi JKN-KIS.

Selain BPJS Kesehatan, lanjut Aditya Ridwan, PT GMM adalah perusahaan dengan tertib administrasi kepesertaan BPJS Ketenaga-kerjaan terbaik di Blora, karena kepesertaan BPJS menjadi  prioritas utama manajemen. 

"Kedepan, manajemen PT GMM akan terus meningkatkan perlindungan pada seluruh pekerja atau karyawan,” tandas Aditya. 

Perlu dketahui, PT GMM pemilik PG Blora yang berlokasi  di Desa Tinapan, Kecamatan Todanan, Blora, tengah menggalang kerja sama dengan bebragai pihak, terutama petani tebu lokal. 

Kerjasama tersebut untuk memenuhi kebutuhan target giling 498.050 ton tebu dalam satu musim giling, sehingga PT GMM Bulog butuh lahan tanaman tebu seluas 6.500 hingga 7.000 hektar.

Sementara ini lahan pertanian tebu yang ada di wilayah Blora baru seluas  3.600 hektar, maka PT GMM butuh lahan lagi sekitar 3.000 hektar. Untuk keperluna itu  saat musim giling masih harus menerima tebu dari luar Blora. 

PG Blora milik PT GMM dibawah Bulog itu, memiliki kemampuan giling 6.000 Tcd (6.000 ton) tebu perhari. PG berkonsep sugar green industry ini, juga mampu menghasilkan tenaga listrik besar untuk operasional pabrik.

(ELY)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment