Kasatpolkar Kendal Gelar Operasi Masker, Trend Pelanggar Menurun
Denda Administrasi Terkumpul Rp 89 Juta

By TOHAR TOKASAPU 08 Nov 2020, 22:10:21 WIB HUKUM
Kasatpolkar Kendal Gelar Operasi Masker, Trend Pelanggar Menurun


Kendal (beritakita.net) - Sudah kesekian kalinya Tim Satuan Tugas Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan (Satgas Gakkum Prokes) Kabupaten Kendal, menggelar operasi masker di seputaran Alun-alun Kendal. Dalam operasi itu melibatkan 100 personel gabungan yang terdiri dari aparat TNI, Polri, Satpolkar dan Dishub Kendal, Sabtu (7/11/2020) malam.

Kepala Satpolkar PP Kabupaten Kendal, Toni Ariwibowo mengatakan, kegiatan yang digelar malam itu dalam rangka menekankan penyebaran Covid-19 dan penerapan disiplin protokol kesehatan bagi masyarakat. Sasaran kegiatan adalah warga dan pedagang kaki lima yang ada di seputaran alun-alun Kendal.

Baca Lainnya :

“Operasi malam ini terjaring 40 pelanggar, termasuk ada dua anak di bawah umur. Para pelanggar kami kenakan sanksi administrasi berupa denda Rp 50 ribu. Sedangkan untuk anak di bawah umur kami kenakan sanksi membaca Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya,” tandas Toni Ariwibowo, Kasatpol PP Kabupaten Kendal.

Diungkapkan oleh Toni, selama ini pihaknya telah melakukan giat operasi masker sebanyak 84 kali. Dari puluhan kali operasi, kata Toni bersyukur, karena tren pelanggaran cenderung mengalami penurunan. Artinya, tandas Toni, kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, khususnya memakai masker, meningkat.

“Tren pelanggaran menurun dan kedisiplinan masyarakat meningkat. Sebenarnya kecenderungan warga itu bagus, mereka itu membawa, cuma cara penggunaannya terkafang salah,” ungkap Toni, seraya menambahkan, dari 84 giat operasi masker, denda administrasi yang terkumpul sebanyak Rp 89 juta.

Salah seorang pelanggar, Yuni (23) asal Gringsing, Kabupaten Batang, bersama teman-temanya hendak menuju Semarang, mengaku baru pertama kali terjaring operasi masker. Sebenarnya Yuni dan teman-temannya membawa masker, tapi tidak dipakai. Pasalnya, jika masker dipakai merasa gerah. Selanjutnya Yuni didata dan diminta membuat pernyataan tidak mengulang kesalahannya. (Kiswanto)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment