Ketua DPW NasDem Jateng: Kepala Daerah Harus Penuhi Janji Kampanye
LAKUKAN REVISI APBD

By TOHAR TOKASAPU 20 Jan 2021, 00:35:19 WIB POLITIK
Ketua DPW NasDem Jateng: Kepala Daerah Harus Penuhi Janji Kampanye

Keterangan Gambar : Ir Setyo Maharso, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Tengah.



Semarang (beritakita.net) - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Tengah, Ir Setyo Maharso mengingatkan para kepala daerah yang terpilih tidak melupakan janji janjinya saat kampanye untuk menyejahterakan warganya.

Hal itu dikatakan Setyo Maharso ketika diwawancarai Bambang Sadono melalui Chanel YouTube, dengan konten Inspirasi Jawa Tengah. Ungkapan Setyo Maharso itu disampaikan terkait harapannya terhadap para calon kepala daerah yang terpilih saat Pilkada 2020.

Baca Lainnya :

"Bagi saya, para calon kepala daerah saat kampanye, tidak hanya janji kepada masyarakat. Tapi juga janji kepada Allah SWT. Kalau sekarang mereka memenangi Pilkada, maka harus merealisasikan janjinya saat kampanye," ungkap Setyo Maharso, Selasa (19/01/2021).

Salah satu caranya, tandas Setyo Maharso, dengan berkolaborasi agar Jawa Tengah tidak terjepit oleh ekonomi Jawa Barat dan Jawa Timur. Antara lain harus mandiri di bidang pertanian. Sehingga bisa ekspor hasil pertanian langsung keluar negeri maupun keluar pulau.

Menurut Setyo Maharso, peluang itu ada. Karena Jawa Tengah sebagai poros ekonomi. Oleh karena itu, kata dia, pindahnya industri ke Jateng harus. Pasalnya, ada kebijakan yang mendukung. Namun, jelas Setyo Maharso, pindahnya industri ke Jateng, bukan sekadar karena upah buruh yang murah.  

Selain itu, kata Setyo Maharso, kepala daerah baru juga perlu segera melakukan revisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Artinya, kata dia, APBD harus fokus pada pelayanan masyarakat yang diselaraskan dengan penanganan pandemi Covid-19.

Setyo Maharso termasuk salah seorang pimpinan partai politik di Jateng yang unik. Karena ia tidak pernah tertarik untuk terjun ke legislatif maupun eksekutip. Menjawab hal itu, Setyo Maharso mengaku cukup sebagai manajer saja.

"Ibarat sepak bola, saya cukup sebagai manajernya saja. Kalau manajer ikut main, tentu tidak elok. Soal ini sudah saya sampaikan ke DPP NasDem, jangan jadikan saya sebagai pemain," pungkas Setyo Maharso.

https://youtu.be/gUF2V5H01Vo

(TTS)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment