Kuasa Hukum Warga Cebolok Laporkan Satpol PP ke KPK
IKADIN JATENG AKAN KAWAL KASUS CEBOLOK

By TOHAR TOKASAPU 24 Feb 2021, 23:13:32 WIB HUKUM
Kuasa Hukum Warga Cebolok Laporkan Satpol PP ke KPK

Semarang (beritakita.net) - Sejumlah Advokat yang tergabung di DPD Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Jawa Tengah, mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (24/02/2021).

Humas IKADIN Jateng, Dio Hermansyah, kedatangan para Advokat ke KPK, terkait pasca ricuhnya penggusuran sejumlah rumah di Kampung Cebolok, Kelurah Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, oleh Satpol PP Kota Semarang, Kamis (18/02/2021).

"Di KPK, kami diterima oleh Irwan, Ketua Tim Bidang Pengaduan KPK. Kami ke KPK untuk melaporkan terkait adanya dugaan sertifikat tanah milik Bondo Masjid atau Bondo Kesejehteraan Masjid (BKM) Kauman yang berubah nama menjadi milik perorang," ungkap Dio Hermansyah.

Baca Lainnya :


Menurut Dio Hermansyah, bahwa yang mereka laporkan adalah asal usul kepemilikan tanah dari atas nama BKM bisa berubah nama menjadi perseorang. Saat melapor ke KPK, Dio Hermansyah mengaku membawa sejumlah bukti lengkap dan bukti itu telah diserahkan ke KPK.

"Setelah dari KPK, kami juga akan melapor ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Sebab warga terlah menjadi korban kekerasan yang menurut kami telah terjadi pelanggaran HAM, terlebih dari korban tersebut ada anak di bawah umur," ujar Dio Hermansyah.

Di KPK, tim Advokat IKADIN Jateng itu menerangkan kronologis penggusuran yang tidak ada putusan pengadilan. Menurut Hermansyah, dasar Satpol PP menggusur kampung itu dari laporan Distaru. Padahal, kata Herman, tanah itu bukan milik Pemkot Semarang.

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Ali Fikri membenarkan jika ada laporan oleh kuasa hukum warga Cebolok, Semarang. Terkait laporan tersebut, kata Ali Fikri, KPK tengah mendalami laporan tersebut. Dari hasil pendalaman nantinya akan memanggil pihak pihak terkait, terutama soal adanya dugaan gratifikasi.

Sedangkan Ketua IKADIN Jateng, H Rangkai Margana, akan terus mengawal kasus tersebut. Karena menurut Rangkay Margana, para korban pembongkaran di Cebolok, perlu mendapat pengayoman dan perlindungan.

"Usai melapor ke Polda dan KPK, Tim IKADIN Jateng juga akan menggugat secara perdata. Yakni perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Semarang. Dasar kami, karena tidak ada putusan pengadilan dan melakukan tindakan semena-mena," tandas Rangkay.

(BK/TTS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment