Larung Sesaji, Warga Bandengan Kendal Lakukan Sedekah Laut
Miniatur Perahu Diarak Sejauh Satu Kilometer

By Tohar Tokasapu 11 Sep 2020, 22:43:37 WIB SENI BUDAYA
Larung Sesaji, Warga Bandengan Kendal Lakukan Sedekah Laut


Kendal, beritakita.net - Sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil tangkapan ikan yang melimpah saat melaut, warga nelayan Desa Bandengan, Kecamatan Kota Kendal, Jumat (11/09/2020) mengadakan kegiatan tradisi larung sesaji. Ubo rampe yang ada dalam larung sesaji antara lain berisi jajanan pasar, kepala hewan, dan buah-buahan.
 
Menurut panitia larung sesaji, Ahmadi, kegiatan itu juga disebut sebagai sadranan atau sedekah laut. Hal itu merupakan tradisi nelayan yang digelar setiap tahun. Ahmadi tidak tahu persis kapan pertama kali tradisi itu dilakukan warga setempat. Karena sejak ia lahir, tradisi itu sudah ada.
 
“Kegiatan ini salah satu upaya nelayan untuk tetap menjaga tradisi. Sadranan atau sedekah laut ini sebagai ungkapan syukur masyarakat nelayan atas keselamatan nelayan dan hasil tangkapan ikan yang melimpah. Kami berharap, dengan melestarikan tradisi larung sesaji, hasil bumi maupun tangkapan ikan di laut tetap melimpah,” jelas Ahmadi.
 
Sebelum acara sedekah laut dimulai, ratusan nelayan setempat melaksanakan kegiatan gelar budaya sadranan sedekah laut dan sedekah bumi di Tempat Pelalangan Ikan (TPI) Bandengan. Meski berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya, kegiatan tetap diawali dengan mengarak miniatur perahu berisi sesaji yang akan dilarung ke laut.
 
Miniatur perahu yang berisi sesaji itu sebelum dilarung, diarak sejauh satu kilometer, dari TPI Bandengan menuju Makam Mbah Jenggot dan Mbah Rancang dan kembali ke sungai di tepi TPI. Selanjutnya miniatur perahu itu dibawa ke tengah laut menggunakan perahu untuk dilarung.
 
Lurah Bandengan, Sutarjo mengatakan, tradisi sadranan itu tiap tahun dilaksanakan masyarakat Kelurahan Bandengan. Tradisi itu menurut Sutarjo, sebagai ungkapan syukur masyarakat atas rizki dan hasil tangkapan ikan dari laut. Karena larung sesaji kali ini di tengah pandemi Covid-19, Lurah Sutarjo mewanti-wanti warganya agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan menjaga jarak. (Kiswanto)

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment