Majlis Taklim Roudlotul Jannah Sambiroto Adakan Zarkasi
Berwasilah Sambil Rekreasi

By Tohar Tokasapu 23 Agu 2020, 14:46:34 WIB PARIWISATA
Majlis Taklim Roudlotul Jannah Sambiroto Adakan Zarkasi

Semarang, beritakita.net - Di tengah suasana pandemi corona virus desease 2019 (Covid-19), Majlis Ta'lim Roudlotul Jannah, RT.01 RW.01 Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Minggu (23/08/2020) mengadakan kegiatan ziarah dan rekreasi (Zarkasi). Ada dua lokasi ziarah yang dituju dan satu obyek wisata untuk rekreasi.
 
"Pertama, kami menuju ke makam Al Habib Ahmad bin Abdullah bin Thalib Alatas, yang berlokasi di Jalan Madura, Sapuro Kebulen, Kota Pekalongan. Dari Pekalongan, kami menuju Pemalang, berziarah ke makam Syekh Maulana Syamsudin, di kawasan Pantai Widuri,” jelas Ustad Suyono Ketua Majlis Ta'lim Roudlotul Jannah, didampingi Wakil Ketua Aab Abdul Jalil.
 
Seusai ziarah di dua makam aulia', rombongan meneruskan perjalanan ke obyek wisata air panas Guci, Kabupaten Tegal. Menurut Suyono dan Abdul Jalil, kegiatan zarkasi merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Semula, zarkasi tahun ini akan dilaksanakan bulan Maret. Namun karena ada Covid-19 dan mengalami penundaan beberapa kali, baru hari ini dilaksanakan.
 
Ketua RT.01 RW.01 Sambiroto, Suzaini, SE menambahkan, selain zarkasi, Majlis Ta'lim Roudlotul Jannah setiap bulan rutin mengadakan acara pembacaan yasin, tahlil, asmaul husna, dan doa. Setiap dua tahun sekali, menggelar kegiatan Gebyar Pekan Muharam. Rangkaian kegiatan dalam pekan muharam itu antara lain, berbagai lomba Islami, pawai atau karnaval santri, santunan anak yatim dan dhuafa', serta pengajian umum.
 
Seorang Auliya’
Habib Ahmad bin Abdullah bin Thalib al-Athas, meski tidak termasuk ulama yang tercantum dalam kelompok Walisongo, namun ia sebagai seorang ulama besar yang membawa pengaruh terhadap perkembangan agama Islam di kawasan Pantura Barat. Habib Ahmad bin Abdullah, dilahirkan di kota Hajren, Hadramaut, Yaman pada tahun 1255 H.
 
Setelah lama berguru dan berdakwah di Makkah, Habib Ahmad melanjutkan dakwahnya ke Indonesia. Waktu itu sekitar tahun 1295-1300 H. Di Indonesia, Habib Ahmad bin Abdullah menuju dan menetap di Pekalongan. Berkat Habib Ahmad, sinar terang Islam di Pekalongan, makin benderang.
 
Demikian juga dengan Syekh Maulana Syamsudin, yang bernama lengkap Sayyid Hasan Syamsudin bin Awwad Al Alawi, juga tidak tercantum dalam kelompok Walisongo. Namun Syekh Maulana yang lahir sekitar tahun 1700 M atau 1100 H, datang dari keluarga santri, pejuang, dan negarawan.
 
Syekh Maulana Syamsudin memiliki beberapa gelar nama, yang mengisyaratkan, bahwa ia sosok manusia mulia dan agung. Di antara gelar nama yang di sematkan adalah Syarifudin, Hasanudin, dan Syamsudin. Gelar lain yang disematkan kepada Syekh Maulana adalah ‘Jogo Segoro’ yang berarti seorang penjaga lautan. (TTS)
 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment