Mantan Wartawan Dilantik Jadi Anggota Kompolnas
Presiden Lantik Anggota Kompolnas

By Tohar Tokasapu 19 Agu 2020, 20:15:38 WIB DAERAH
Mantan Wartawan Dilantik Jadi Anggota Kompolnas

Jakarta, beritakita.net - Presiden Joko Widodo pada Rabu, 19 Agustus 2020, melantik sembilan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) masa bakti 2020-2024 di Istana Negara, Jakarta. Pengangkatan anggota Kompolnas itu dituangkan dalam surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 54/M Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Keanggotaan Komisi Kepolisian Nasional, yang ditetapkan pada tanggal 11 Agustus 2020.
 
Sebagaimana dilansir dari laman Kementerian Sekretariat Negara www.setneg.go.id, anggota Kompolnas yang dilantik Presiden Joko Widodo adalah, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan mewakili unsur pemerintah sebagai Ketua merangkap anggota, Menteri Dalam Negeri mewakili unsur pemerintah sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, Menteri Hukum dan HAM mewakili unsur pemerintah sebagai anggota.
 
Berikutnya, Dr. Benny Jozua Mamoto, S.H, M.Si, mewakili unsur pakar kepolisian sebagai anggota, Drs. Pudji Hartanto Iskandar, MM, mewakili unsur pakar kepolisian sebagai anggota, Dr. Albertus Wahyurudhanto, M.Si, mewakili unsur pakar kepolisian sebagai anggota, Yusuf, S.Ag., MH, mewakili unsur tokoh masyarakat sebagai anggota, H. Mohammad Dawam, SHI, MH, mewakili unsur tokoh masyarakat sebagai anggota, dan Poengky Indarti, SH, LLM, mewakili unsur tokoh masyarakat sebagai anggota.
 
Nama-nama yang mewakili unsur pakar kepolisian dan tokoh masyarakat itu, bersama sejumlah nama lain, sebelumnya diajukan Panitia Seleksi (Pansel) Kompolnas yang diketuai Dr. Suparman Marzuki, SH, MSi, untuk kemudian ditambah dengan tiga nama yang mewakili unsur pemerintah. Pansel Kompolnas dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 2/M Tahun 2020 yang terdiri atas sembilan anggota.
 
Salah seorang yang dilantik menjadi anggota Kompolnas 2020-2024, Dr. Albertus Wahyurudhanto, M. Si, sebelum berkarir menjadi dosen PTIK, dikenal sebagai mantan wartawan. Pasalnya, Wahyurudhanto, yang asli Pleburan, Kota Semarang, itu lama menjadi wartawan olah raga Suara Merdeka. (TTS)
 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment