Patuhi Satgas PPKM Mikro, PAC GP Ansor Singorojo Batal Laksanakan PKD
MENCEGAH DAN MEMUTUS PENYEBARAN COVID-19

By TOHAR TOKASAPU 21 Feb 2021, 08:45:18 WIB HUKUM
Patuhi Satgas PPKM Mikro, PAC GP Ansor Singorojo  Batal Laksanakan PKD


Kendal (beritakita.net) - Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal menunda pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) hingga waktu yang belum ditentukan. Hal itu dilakukan, karena situasi sekarang masih dalam suasana pandemi Covid-19. 

"Meski persiapan sudah matang dan siap digelar, kami ikuti petunjuk dari Satgas Pemberlakuan Pembatasan  Kegiatan Masyarakat (PPKM) Forkopimcam Singorojo untuk menunda kegiatan PKD. Kami tahu saat ini masih dalam  PPKM Mikro yang tujuannya untuk memutus penyebaran Covid 19," kata Ketua PAC GP Ansor Singorojo Muhammad Anwar, Sabtu (20/02/21). 

Baca Lainnya :

Sebagai calon pemimpin, kata Anwar, pihaknya harus patuh dan taat pada aturan. Menurut Anwar, secara organisasi GP Ansor adalah Ormas Nasional, memiliki agenda pendidikan dan pelatihan kader untuk mencetak kader-kader militan di setiap tingkatan. 

"Di setiap periode minimal dilaksanakan sekali sebagai agenda wajib yang harus dilaksanakan. Rencananya, PKD PAC Singorojo diikuti 115 peserta. Meski harus ditunda, tetapi tidak mengurangi semangat para kader. Rasa kecewa pasti ada, walau kami sudah memenuhi aturan protokol kesehatan," ungkap Anwar.

Disebutkan, untuk persiapan PKD itu pihaknya telah menyiapkan secara matang. Termasuk memenuhi aturan protokol kesehatan, sudah disiapkan. Mulai dari peserta wajib memakai masker, penyediaan tempat cuci tangan, penyediaan hand sanitizer dan tempat dengan kapasitas representatif yang menjamin jaga jarak hingga 1,5 meter.

"Tapi karena aturan PPKM Mikro tidak mengijinkan, maka sahabat Ansor menunjukkan sikap kebesaran hati untuk menerima, patuh dan taat kepada peraturan pemerintah. Karena, ini bagian dari nilai-nilai kepemimpinan yang sebenarnya sudah didapatkan sahabat-sahabat PAC GP Ansor, yakni tidak memaksakan kehendak dan legowo demi menjaga penyebaran Covid-19," tambahnya.

BUKAN PEMBUBARAN KEGIATAN

Sedangkan Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Kendal, Misbah mengatakan, penundaan kegiatan tersebut bukan berarti pelarangan atau pembubaran kegiatan, akan tetapi lebih kepada langkah antisipasi Satgas PPKM Mikro untuk mencegah penyebaran Covid- 19 dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang. 

"GP Ansor memiliki tanggung jawab besar dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait Covid-19, dan kepatuhan kader Ansor pada aturan hukum yang berlaku," papar Misbah.

Senada dengan Misbah, Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Iman Widhiarto selaku pembina GP Anshor menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh kader Pemuda Anshor yang telah berbesar hati menerima keputusan Satgas PPKM Kabupaten Kendal yang belum mengijinkan kegiatan PKD.

"Meski kegiatan PKD ditunda, namun kebesaran hati para Pemuda Anshor menerima kebijakan PPKM Mikro sesungguhnya merupakan bentuk implementasi nilai-nilai 11 azas kepemimpinan yang sesungguhnya. Di antaranya adalah taqwa, satyo dan legowo," ungkap Dandim 0715 Kendal Letkol Inf Iman Widhiarto. 

(KISWANTO)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment