Peduli Korban Puting Beliung, Polres Demak Bagikan Sembako
EMPAT KECAMATAN DITERJANG PUTING BELIUNG

By ROBINSON SIMARMATA 26 Feb 2021, 21:57:21 WIB PERISTIWA
Peduli Korban Puting Beliung, Polres Demak Bagikan Sembako

Keterangan Gambar : Kapolres Demak AKBP Andhika Bayu Adhittama, menyerahkan bantuan sembako kepada salah seorang korban puting beliung di Desa Karangsono, Kecamatan Mranggen.



Demak (beritakita.net) - Dalam empat hari, angin puting beliung kembali terjang Kabupaten Demak, Jateng. Selasa (23/2/2021) tercatat puluhan, bahkan ratusan rumah warga Desa Karangsono, Kecamatan Mranggen, rusak akibat diterjang puting beliung. 

Selang tiga hari, tepatnya hari ini, Jumat (26/2/2021) angin puting beliung kembali menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Demak. Akibat peristiwa itu, tercatat ratusan rumah warga rusak.

Baca Lainnya :

"Dalam empat hari belakangan ini beruntun terjadi puting beliung di Kabupaten Demak. Selasa 23 Februari 2021 puting beliung menerjang Karangsono, Mranggen. Pagi ini terjadi puting beliung di tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Sayung, Karangawen dan Kecamatan Karangtengah," ungkap Kapolres Demak AKBP Andhika Bayu Adhittama, Jumat (26/02/2021).

Untuk meringankan beban korban bencana puting beliung, Polres Demak bersama Forkopimda membagikan paket sembako di desa terdampak bencana angin puting beliung.

"Kita membagikan 100 paket sembako. Selain membagikan sembako. TNI-Polri bersama instansi lain juga membantu memperbaiki rumah warga yang rusak," jelas AKBP Andhika saat penyerahan paket sembako di Desa Karangsono, Mranggen.

Menurut AKBP Andhika, angin puting beliung yang menerjang Kecamatan Karangtengah terjadi sekitar pukul 06.05 WIB, merusak 81 atap rumah warga di tiga desa. Anatara lain di Desa Batu tercatat 23 rumah rusak, Desa Wonokerto 53 rumah dan Desa Grogol tercatat lima rumah rusak.

Sedangkan di Kecamatan Karangawen dan Sayung, jumlah rumah warga yang rusak akibat puting beliung masih dalam pendataan. Menurut Kapolres, total rumah yang rusak akibat bencana puting beliung di Demak, jumlahnya mencapai ratusan.

(ROSI/MUNTHOHAR)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment