Personel TNI-Polri Bantu Korban Banjir
LAKUKAN EVAKUASI SAMPAI KE BEKASI

By ROBINSON SIMARMATA 21 Feb 2021, 20:22:49 WIB PERISTIWA
Personel TNI-Polri Bantu Korban Banjir

Jakarta (beritakita.net) - Personel TNI-Polri telah dikerahkan ke setiap titik wilayah yang mengalami kebanjiran dalam dua hari belakangan ini. Mereka ditugaskan untuk membantu para warga yang menjadi korban dari peristiwa tersebut. 

"Pastinya ribuan personel TNI-Polri sudah dikerahkan untuk membantu para warga yang mengalami kebanjiran," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (21/2/2021).

Menurut Argo, personel TNI-Polri itu melakukan perbantuan evakuasi warga, membuat posko dan dapur darurat, sekaligus melakukan pengawasan penerapan standar protokol kesehatan di kala banjir menerjang.

Baca Lainnya :

Argo menekankan, dikerahkannya personel TNI-Polri untuk membantu warga merupakan wujud implementasi bahwa Negara hadir di saat warganya membutuhkan bantuan.

Personel TNI-Polri diketahui turun membantu warga yang kebanjiran di sejumlah titik. Salah satunya di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Mereka mengerahkan perahu karet, membuat posko darurat dan membantu evakuasi warga yang mengungsi.

Polisi juga melakukan evakuasi dan bantuan ke wilayah Kabupaten Bekasi yang terdampak tanggul Sungai Citarum yang jebol. Di antaranya, Kampung Babakan Banten, Desa Sumber Urip, Pebayuran, Kabupaten Bekasi. 

Adapun yang terdampak banjir Desa Karang Segar dan Desa Karang Harja. Total Kepala Keluarga (KK) yang terdampak 6.000 dengan ketinggian air 1.5 meter. Lalu, Kampung Biyombong di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. 

Desa yang terdampak banjir adalah Desa Pantai Harapan Jaya, Desa Jaya Sakti, Desa Pantai Bahagia, Desa Pantai Sederhana, Desa Pantai Mekar. Jumlah keseluruhan kepala keluarga yang terdampak 5.094 dengan ketinggian air 1.5 meter.

Selain itu, karena banjir terjadi di tengah pandemi virus corona, tim pemulasaran jenazah Covid-19 juga tetap bekerja memberikan pelayanan maksimal. Walau di tengah bencana, tim menerjang air banjir menggunakan perahu karet, meyusuri gang sempit untuk pemulasaraan jenazah korban Covid-19.

(ROSI/BID HUMAS)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment