Plh Bupati dan Forkopimda Kendal, Monitoring Pos PPKM Mikro
DIPERLUKAN SARANA KOMUNIKASI

By ROBINSON SIMARMATA 18 Feb 2021, 20:15:06 WIB KESEHATAN
Plh Bupati dan Forkopimda Kendal, Monitoring Pos PPKM Mikro


Kendal (beritakita.net) - Sehari setelah menjabat Pelaksana Harian (Plh) Bupati Kendal, Moh Toha didampingi Forkopimda Kabupaten Kendal, yang terdiri dari Dandim 0715 Kendal Letkol Inf Iman Widhiarto ST, Kapolres Kendal AKBP Raphael Sandhy SIK, Ketua DPRD, Kajari dan Ketua Pengadilan Negeri Kendal, Kamis (18/02/21), melaksanakan pemantauan Pos Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kabupaten Kendal, 

"Pemantauan dilaksanakan untuk mengamati kegiatan warga di tingkat desa dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Selain itu, kami juga ingin mendapat laporan langsung dari petugas Pos PPKM Mikro di tingkat desa," ungkap Plh Bupati Kendal Moh Toha.

Baca Lainnya :

Moh Toha mengaku bersykur, karena dari hasil pemantauan, trend persebaran Covid-19 di Kabupaten Kendal sudah mulai menurun. Jika awalnya setiap hari terdapat empat sampai lima orang meninggal dunia akibat Covid-19, sekarang setiap hari rata-rata satu orang yang meninggal dunia akibat Covid.

"Artinya penyebaran Covid-19 yang terjadi di Kabupaten Kendal sudah cukup membaik atau menurun dibanding dengan beberapa bulan lalu. Bahkan, sekarang Kabupaten Kendal sudah tidak masuk zona merah lagi, tetapi berada di antara zona kuning dan hijau," tandas Moh Toha, yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kendal.

Dengan adanya tren penurunan tersebut, Moh Toha merasa syukuri bahwa Kabupaten Kendal akan aman dari penyebaran Covid-19, sehingga aktivitas masyarakat Kendal akan pulih kembali seperti sedia kala. Moh Toha mengakui, membaiknya kondisi Covid-19 tersebut tidak lepas dari peran serta semua pihak yang terus berupaya memerangi persebaran Covid yang sudah satu tahun lebih melanda Indonesia, bahkan dunia.

SUDAH DISIAPKAN TEMPAT ISOLASI 

Sedangkan Dandim Kendal Letkol Inf Iman Widhiarto, ST menyampaikan perlunya peta yang dapat menggambarkan situasi terkini lokasi pasien, tim jogo tonggo, tempat isolasi dan waktu isolasi mandiri. 

"Guna mempercepat koordinasi dan upaya penindakan selama testing, tracing dan treatment, sangat diperlukan sarana komunikasi broadcast. Untuk itu, aplikasi Zello bisa dijadikan sarana yang paling efektif dan efisien dalam mempercepat komunikasi dan koordinasi," jelas Letkol Inf Iman Widhiato.

Kepala Kelurahan Karangsari, Gatot Tunggul Wulung, mengatakan, menindak lanjuti surat edaran Bupati Kendal tentang pembentukan PPKM dan Posko berbasis mikro, pihaknya sudah mempersiapkan semuanya. Termasuk rumah isolasi mandiri yang di dalamnya terdapat gudang logistik.

“Jadi, mana kala nanti ada warga kami yang terpapar Covid-19, selain rumahnya kami lakukan penyemprotan desinfectant, yang bersangkutan juga diberikan pemberian paket sembako,” jelas Gatot Tunggul Wulung.

Selain itu, pihaknya selama ini juga telah melaksanakan program jogo tonggo yang merupakan inisiasi dari program Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Sejauh ini, kata Gatot, di Kelurahan Karangsari hanya ada dua orang yang terpapar Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri di rumah.

"Mereka isolasi mandiri di rumah, karena rumah orang yang terpapar Covid tersebut masuk dalam rumah layak huni. Apabila rumah mereka tidak layak huni, kami baru bisa membawa pasien ke rumah isolasi mandiri yang ada di kelurahan,” pungkas Gatot Tunggul Wulung.

(KISWANTO)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment