Puluhan Ribu Ayam Milik Ketua DPRD Grobogan Terpanggang
Kerugian Rp 2,5 Miliar

By TOHAR TOKASAPU 24 Okt 2020, 14:34:11 WIB PERISTIWA
Puluhan Ribu Ayam Milik Ketua DPRD Grobogan Terpanggang

 
Grobogan, beritakita.net - Puluhan ribu ayam tewas terpanggang, menyusul terbakarnya bangunan kandang ayam. Peristiwa kebakaran kandang ayam itu terjadi di Dusun Bogorejo RT03 RW03 Desa Kunjeng, Kecamatan Gubug, Grobogan. Kejadian kebakaran diketahui sekitar pukul 03.30, Sabtu (24/10/2020) dinihari.
 
Kandang ayam berlantai dua berukuran 12 x 100 meter yang terbuat dari baja ringan dan atap galvalum itu, diketahui milik Agus Siswanto, S. Sos, Ketua DPRD Kabupaten Grobogan. Kades Kunjeng Rifai menerangkan, awal kebakaran diketahui oleh saksi Lukman Zainuri. Dugaan sementara, penyebab kebaran akibat korsleting listrik.
 
Mengetahui adanya kebakaran, Kades Rifai melaporkan peristiwa tersebut ke Camat Gubug. Salah seorang saksi, Ahmad Lukman menyebutkan, sekitar pukul 03.30, ia melihat api yang berasal dari bangunan lantai dua. Seketika itu Lukman membangunkan empat rekannya. Yakni, Samsul Maarif, Adip Supriyono, Agung Puryono, dan Edi Haryono.
 
“Sekitarnya pukul 04.30, empat mobil pemadam kebakaran (Damkar) datang ke lokasi kebakaran. Selang satu jam kemudian, api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan,” ungkap Ahmad Lukman, seraya menambahkan, kebakaran tersebut selain menghanguskan bangunan, juga memanggang 40 ribu ayam berusia 12 hari.
 
Seuasai memadamkan api dan melakukan pendidinginan, Damkar yang dikomandani Arifin Wahyu Sejati, dengan anggota Dwi Joko S, Agus Priyono, Wachid Nur Arifin, Khoerul Anwar, dibantu tim Damkar Induk, Arif Adi, Dwi Prasetyo, Imam Teguh, Andi Setiawan, Edi Susanto, Ahmad Wijonarko, dan Hermawan, sekitar pukul 08.45 kembali ke pangkalan.
 
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun selain menghanguskan puluhan ribu ayam beserta kandangnya, api juga melalap pakan ayam, sekam, gas, cctv, diesel, blower, tv, sejumlah peralatan mesin penyedot air serta sejumlah HP. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp 2,5 miliar. (Giman S)
 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment