Uang Bansos Prakerja untuk Beli Narkoba, Polres Grobogan Ringkus Kurir Obat Terlarang
DIANTAR LEWAT JASA PENGIRIMAN

By TOHAR TOKASAPU 26 Jan 2021, 20:15:03 WIB KRIMINAL
Uang Bansos Prakerja untuk Beli Narkoba, Polres Grobogan Ringkus Kurir Obat Terlarang

Keterangan Gambar : Tersangka Dewangga Sony Hartana beserta barang bukti yang diamankan polisi



Grobogan (beritakita.net) - Seorang pria yang beralamat di Perum Permata Hijau, Kalongan, Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jateng, diamankan petugas Satresnarkoba Polres Grobogan. 

"Penangkapan tersangka berdasar laporan masyarakat yang mencurigai adanya transaksi sediaan farmasi tanpa ijin edar. Informasi itu kami tindaklanjuti. Benar, ada transaksi sediaan farmasi yang tidak memiliki ijin edar melalui jasa pengiriman," ungkap Kasat Resnarkoba Polres Grobogan, AKP Ngadiyo, saat ungkap kasus, Senin (25/01/2021).

Baca Lainnya :

Disebutkan, tersangka yang belakangan diketahui bernama Dedy Setyo, ditangkap pada Kamis (21/1/2021) sekira pukul 12.00 WIB. Saat itu petugas mencurigai seorang laki-laki  yang diduga sebagai penerima paket melalui jasa pengiriman.

"Tersangka kami amankan saat menerima paket di Perum Permata Hijau, Kalongan. Dalam pemeriksaan, petugas menemukan satu bungkus paket warna hijau dengan nama pengirim Amelia dan penerimanya Dewi Sekar Taji yang beralamat di Perum Permata Hijau," jelas AKP Ngadiyo.

Di depan petugas, tersangka mengaku hanya disuruh temannya untuk mengambil paket milik Dewangga (24) warga Trikora Purwodadi. Petugas lalu mencari keberadaan Dewangga. 

"Dewangga mengaku paket satu box label bertuliskan Heximer Trihexyphenidyl 2 mg berisi 1000 pil warna kuning berlogo “mf” itu miliknya. Obat terlarang tersebut dibeli dengan uang yang didapatkan dari bansos Prakerja," tandas AKP Ngadiyo.

Selain mengamankan tersangka dan barang bukti (BB) berupa satu box berisi 1000 butir pil mf, polisi juga menyita barang bukti lain berupa satu unit ponsel dan kartu ATM milik tersangka.

Pelaku dijerat pasal 196 subs pasal 197 Jo pasal 106 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini tersangka mendekam di tahanan Mapolres Grobogan.

(GIMAN S)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment