Unit Sablon BUMDes Bangsri, Raup Omzet Jutaan Rupiah Per Bulan
MENUJU DESA MANDIRI

By TOHAR TOKASAPU 05 Feb 2021, 09:39:24 WIB EKONOMI
Unit Sablon BUMDes Bangsri, Raup Omzet Jutaan Rupiah Per Bulan

Blora (beritakita.net) - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, berhasil memanfaatkan potensi desa. Dengan jeli menggarap potensi, menghasilkan pundi-pundi uang, terlebih di masa pandemi seperti ini.

Keberhasilan yang luar biass itu, tentu membawa kebanggaan tersendiri bagi kepala desa maupun masyarakat setempat. Tidak tanggung-tanggung, keuntungan yang didapat BUMDes Bangsri Maju Mapan (5758) setiap bulan mencapai puluhan jutaan rupiah.

Baca Lainnya :

Ketua Unit Usaha Sablon dan Percetakan Maju Mapan, Choirul mengatakan, unit ini mulai dibuka sejak bulan Oktober 2020. Di tengah pandemi, kata Choirul, unit sablon dan percetakan BUMDes Bangsri Maju Mapan justru bisa meraup omzet jutaan rupiah tiap bulan.

"Terlebih setelah unit wisata Kampung Pelangi ditutup karena masa pandemi Covid-19, alhamdulillah, kami bisa memberikan manfaat untuk pembangunan desa," ungkap Choirul, ditemui media ini di bengkel unit usahanya, Kamis (04/02/2021).

Choirul membocorkan, per hari, usaha yang dikelolanya mampu menerima pesanan sablon hingga 100 pcs kaos. Penghasilannya pun tidak bisa diragukan lagi. Omzet atau perolehan kotor setiap bulan mencapai Rp 15 juta hingga Rp 19 juta.

 "Masa awal membangun usaha sablon ini, Pemerintah Desa Bangsri memberikan modal Rp 20 juta untuk membeli meja sablon dan mesin pres sablon. Setelah jalan, kembali mendapatkan tambahan modal Rp 50 juta untuk pengembangan usaha," terang Choirul.

Kepala Desa (Kades) Bangsri, Laga Kusuma mengatakan, BUMDes merupakan bagian strategis desa yang memiliki peluang dalam memanfaatkan potensi dan inovasi guna membangun desa.

"Saat ini, BUMDes Maju Mapan telah menunjukkan perkembangan positif. Bahkan, saat ini sudah ada tiga usaha yang dikembangkan. Antara lain, kampung wisata, sablon dan distribusi air bersih untuk kebutuhan masyarakat," jelas Kades Laga.

Kedes Muda ini, sebutan Laga, menambahkan, pihaknya memaksimalkan BUMDes sebagai upaya menuju desa mandiri. Usaha yang dikelola lebih berorientasi membangun harmonisasi masyarakat dan memberikan edukasi.

Tidak main-main, tujuh karyawan yang dipekerjakan di BUMDes Maju Mapan, berpenghasilan yang nominalnya disesuaikan dengan standar upah minimum regional (UMR) Kabupaten Blora.

(ELY)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment