Uri-uri Tradisi, Petani Bulak Gelar Tingkeb Tandur
Aman dari Hama, Hasil Panen Melimpah

By Tohar Tokasapu 31 Agu 2020, 15:38:51 WIB SENI BUDAYA
Uri-uri Tradisi, Petani Bulak Gelar Tingkeb Tandur

Kendal, beritakita.net - Petani Desa Bulak, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Minggu (30/08/2020) menggelar tradisi 'Tingkeb Tandur'. Kegiatan digelar di pinggiran areal persawahan, saat tanaman padi sedang berbunga (bludak). 

Acara tingkeb tandur didahului dengan pembacaan tahlil dan doa bersama. Setelah didoakan, aneka makanan yang dibawa para petani dimakan bersama-sama di lokasi.

Kapala Desa Bulak, Zaenal Alimin mengatakan, tingkeb tandur merupakan salah satu tradisi yang masih dijalankan para petani di desanya. Para petani berharap dengan nguri-nguri tradisi tingkeb tandur, hasil padi bisa melimpah dan harga jual padi tinggi.

"Selain itu kami mohon pada sang pencipta Allah SWT, agar tanaman padi dijauhkan dari segala penyakit maupun hama lainnya," ujar Zaenal.

Ditambahkan, antusias petani untuk mengikuti acara tingkeb tandur cukup tinggi. Para petani secara sukarela membawa aneka makanan untuk dimakan bersama. Ada yang membawa nasi megono, nasi kluban (urab), telor asin, kerupuk, dan minuman jahe.
 
Pihaknya berharap tradisi tersebut masih tetap dilestarikan di masa datang. Karena sejak adanya tingkeb tandur, serangan tikus di wilayahnya makin sedikit.
 
Ditempat yang sama, Bustomi salah satu petani mengungkapkan, tradisi tingkeb tandur diprakarsai oleh Kades Zaenal Alimin pada periode pertama yakni 2013. Sebelumnya tradisi tersebut jarang digelar.
 
"Kami berharap di masa mendatang para petani tetap meneruskan tradisi ini. Bahkan selamatan atau sedekah, sangat dianjurkan agama, karena bisa menolak balai atau musibah," ujar Bustomi. (Kiswanto)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment