Zona Merah, 1.406 Orang di Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19
PENGAJIAN DAN HAJATAN DIHENTIKAN

By TOHAR TOKASAPU 30 Des 2020, 22:44:59 WIB PERISTIWA
Zona Merah, 1.406 Orang di Grobogan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Keterangan Gambar : Bupati Grobogan Hj. Sri Sumarni, SH, MM memberikan keterangan pers didampingi Sekda HM. Sumarsono dan Forkompimda.



Grobogan (beritakita.net) - Di penghujung tahun 2020, jumlah warga yang terkonfirmasi positip Covid-19 di Kabupaten Grobogan naik tajam, sehingga Kabupaten Grobogan dinyatakan masuk zona merah. Hal itu ditegaskan Bupati Grobogan, Hj. Sri Sumarni, SH, MM bersama Forkompimda saat jumpa pers di lobi Pendopo Kabupaten Grobogan, Rabu (30/12/2020).

"Sehubungan dengan hal itu, saya selaku Bupati Grobogan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Bupati Grobogan Nomor 443.1/7677/2020, tentang pemberhentian sementara kegiatan hajatan, pentas seni dan pengajian," tandas Bupati Sri Sumarni.

Baca Lainnya :

Menurut bupati, SE itu diterbitkan lantaran dipicu klaster hajatan muncul di Kabupaten Grobogan. Dari data yang ada, jelas bupati, sebanyak 12 kasus terjadi pada tanggal 13 Desember 2020. Bahkan ada sepasang pengantin baru yang harus berbulan madu di Hotel Kencana yang dijadikan tempat isolasi terpusat. 


"Pada tanggal 13 Desember 2020, dari 22 kasus ada 12 yang terjadi dari klaster hajatan. Dari hasil pengawasan, rata-rata berasal dari kerumunan massal yang tidak mengindahkan protokol kesehatan," jelasnya.

Bupati Sri Sumarni juga menyebutkan, SE yang dikeluarkan didasarkan pada pertimbangan karena masih melonjaknya kasus Covid-19 yang relatif tajam. Kemudian dari penelusuran kasus yang ada, banyak terjadi pada klaster keluarga, perkantoran dan kerumunan massal seperti hajatan.

"Jadi kebijakan pemberhentian acara seperti hajatan, pentas seni dan pengajian bersifat sementara. Kami berharap semua pihak untuk dapat memaklumi dan mendukung upaya bersama guna menekan penyebaran Covid-19. Namun saya minta masyarakat untuk tetap produktif, terapkan protokol kesehatan dan jangan panik," pinta Bupati Sri Sumarni.

Pada kesempatan itu, Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan, SIK, MH mengimbau masyarakat agar tidak mengadakan hajatan, pentas seni serta merayakan tahun baru dengan melalukan konvoi maupun pawai keliling serta kegiatan yang mendatangkan kerumunan massa. 

"Jika nanti ditemukan kegiatan yang mendatangkan kerumunan massa, maka akan kami lakukan langkah persuasif. Jika tidak bisa, maka Polres Grobogan beserta jajaran dan Tim Covid-19 Kabupaten Grobogan, akan menindak tegas dengan membubarkan kerumunan," tandas AKBP Jury Leonard Siahaan.

Sedangkan dari data per 29 Desember 2020, warga yang terkonfirmasi positip Covid-19 bertambah 20 orang, sehingga total terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Grobogan ada 1.406 orang, sembuh baru 11 orang, total sembuh 1.094 orang. Sedangkan kematian baru, bertambah dua orang, sehingga total kematian akibat Covid-19 menjadi 118 Orang. (GIMAN S/TTS)






Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment