Desa Montongsari Kendal Jadi Desa Wisata Binaan Undip
JEMBATAN WELAS ASIH AKAN DIGARAP

By TOHAR TOKASAPU 29 Sep 2021, 23:13:50 WIB PARIWISATA
Desa Montongsari Kendal Jadi Desa Wisata Binaan Undip

Kendal (beritakita.net) - Desa Montongsari, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Jateng, menjadi Desa Binaan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Hal itu dilakukan untuk penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan kegiatan wisata di Desa Montongsari. 

Dijadikannya Montongsari sebagai desa binaan LPPM Undip, terungkap saat berlangsung Focus Group Discussion (FGD) yang digelar tim LPPM Undip bersama Pemdes, Lembaga Desa serta perwakilan warga Desa Montongsari. FGD digelar di Balai Desa Montongsari, Selasa (28/09/2021).

Tim LPPM Undip yang diketuai Dr Sunarti, ST, MT dengan anggota Mardwi Rahdriawan, ST, MT, Maya Damayanti, ST, MA, PhD serta Landung Esariti, ST, MPS, memprakarsai pengembangan ekowisata berbasis masyarakat di Desa Montongsari. 

Baca Lainnya :

"FGD ini digelar untuk menggali data dan informasi tentang potensi, masalah, tantangan dan peluang dalam pengembangan kegiatan wisata di Desa Montongsari. Dari FGD ini, kita jadikan konsep pengembangan kawasan Desa Wisata di Montongsari," jelas Dr. Sunarti dari Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik Undip.

Disebutkan oleh Dr. Sunarti, peran warga Montongsari sangat penting sebagai pelaksanaan utama pengembangan kawasan wisata. Sedangkan salah satu bentuk pengabdian Undip pada masyarakat, yakni program Iptek bagi desa binaan. Menurut Sunarti, masih banyak potensi desa yang belum diberdayakan secara optimal.

Belum optimalnya potensi desa, kata Sunarti, karena belum adanya link and match antara hasil riset dengan aspirasi masyarakat. Peran Undip sebagai perguruan tinggi, melalui Tridharma, menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Saeful Anshori, salah seorang narasumber dalam FGD itu, memaparkan pengalamannya sebagai Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Desa Kandri, Gunungpati, Semarang, tentang bagaimana stategi mengembangkan potensi SDM yang dimiliki desa hingga dapat menjadi kawasan desa wisata. 

Kuncinya, kata Anshori, strategi mengembangkan potensi sumber daya yang dimiliki Desa Montongsari ini. Apa obyek yang akan dijual atau dipasarkan, serta bagaimana mengembangkan obyek dan strategi pemasarannya. Itu semua, menurut Anshori, harus didukung dengan pengembangaan SDM warga Desa Montongsari.

Kepala Desa (Kades) Montongsari, Sunaryo sangat bersyukur dan berterima kasih karena desa yang dipimpinnya menjadi desa binaan LPPM Undip guna penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan kegiatan wisata. Kades Sunaryo berjanji akan memberdayakan potensi yang ada, seperti Karangtaruna, PKK, Bumdes dan lembaga desa lainnya. Pihaknya juga akan segera membentuk Pokdarwis. 

Hal sama juga disampaikan Suprat (50) perwakilan dari BPD setempat. Suprat berharap, desanya ke depan memiliki kawasan wisata yang akan mendongkrak perekonomian masyarakat. Pihaknya juga yakin, kawasan Jembatan Welas Asih yang dibangun atas prakarsa Ir Agus Tono, jika dikembangkan bisa menjadi kawasan wisata di Montongsari.

Perwakilan warga setempat, Agung Setyo Wibowo (40) berharap, setelah dilakukan riset oleh Tim LPPM Undip, kawasan di sekitar Jembatan Welas Asih Montongsari bisa segera dikembangkan menjadi kawasan desa wisata yang nantinya akan bisa meningkatkan perekonomian warga.

(KISWANTO)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment