Tahun Depan RSNU Cepu Tinggalan Gus Dur Siap Diaktifkan Lagi
BISA TINGKATKAN KUALITAS LAYANAN KESEHATAN

By TOHAR TOKASAPU 27 Sep 2021, 17:52:35 WIB KESEHATAN
Tahun Depan RSNU Cepu Tinggalan Gus Dur Siap Diaktifkan Lagi


Blora (beritakita.net) - Bupati Blora, H Arief Rohman, S.IP, M.Si, mendorong pengaktifan kembali Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jateng. Rumah sakit itu dulu diresmikan oleh KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) saat menjadi Presiden RI. 

"Dengan diaktifkannya kembali RSNU Cepu, kita berharap nantinya rumah sakit ini bisa ikut berkontribusi dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Blora," ungkap Bupati Arief ketika meninjau gedung eks RS NU Cepu di Jl. Gajahmada Cepu, Senin (27/9/2021) siang.

Baca Lainnya :

Bupati Arief Rohman menyebutkan, rencananya rumah sakit yang berada di lahan seluas 5.000 meter persegi itu, akan dijadikan rumah sakit tipe D, dengan menggandeng investor. Bupati minta agar tahapan itu bisa dikawal oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Blora.

"Semoga tahun depan rumah sakit ini sudah bisa dibuka untuk melayani masyarakat, mengingat gedungnya sudah ada, tinggal renovasi dan perbaikan. Dengan semakin banyak rumah sakit di Kabupaten Blora, kita berharap ada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan," tandas Bupati Arief Rohman.

Rumah Sakit NU Cepu berdiri tahun 2002, sempat menjadi rumah bersalin dan poliklinik. Namun beberapa tahun terakhir ini aktivitas rumah sakit berhenti dan kini rumah sakit itu akan dioperasionalkan lagi. Pertimbangannya, karena Cepu diproyeksikan menjadi pusat ekonomi baru di Jateng bagian timur dan perlu didukung siapnya fasilitas kesehatan.

"Saat kita lihat tadi, ternyata di dalam gedung RSNU masih ada prasasti peresmian rumah sakit. Prasasti itu ditandatangani KH Abdurrahman Wahid atau Gusdur. Ini menandakan bahwa kala itu Gusdur pun punya cita-cita agar di Cepu ini bisa berdiri RSNU. Maka sudah sepantasnya kita bisa melanjutkannya," tambah Bupati Arief Rohman.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edi Widayat, S.Pd, M.Kes, MH, yang ikut mendampingi Bupati Arief ke RSNU, siap untuk mengawal pengaktifan kembali RSNU bersama pengurus NU setempat. Rencananya, kata Edi, akan dijadikan rumah sakit untuk Ibu dan Anak. Bahkan investornya sudah diajak ke lokasi.

Saat ini, kata Edi, kebutuhan ideal tempat tidur rumah sakit di Kabupaten Blora masih kurang banyak, karena jumlah penduduk di Kabupaten Blora saat ini hampir 1 juta jiwa. 

"Enam rumah sakit di Kabupaten Blora saat ini baru ada 600 tempat tidur, maka masih kurang 400 tempat tidur, sehingga dengan adanya RSNU ini nantinya bisa menambah ketersediaan tempat tidur rumah sakit di Kabupaten Blora," pungkas Edi.

(BAMBANG DP)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment